Kamis, 19 Januari 2017

Cara Menjadi Ninja

Anda telah melihat mereka dalam film dan anime Jepang. Tapi, apakah sebenarnya ninja itu? Seorang ninja sejati (shinobi, dalam bahasa Jepang) bukan hanya seseorang yang memakai pakaian hitam, turun dari langit-langit, dan menebas apa pun sampai berkeping-keping. Ninja telah ada sejak setidaknya abad ke-14 saat perang gerilya pada zaman feodal Jepang memerlukan intrik dan pembunuhan – kegiatan yang tidak akan dilakukan samurai karena mereka dilarang oleh Bushido, kode etik samurai.[1] Ninja digunakan sebagai ahli mata-mata, pembunuh, dan prajurit khusus. Meskipun beberapa aspek kehidupan ninja mungkin telah kuno, prinsip-prinsip dan teknik-teknik ninja tetap berharga bagi semua orang yang tertarik dalam spionase dan tipu muslihat. Menjadi ninja sangat membutuhkan kerja keras, tapi petunjuk berikut akan membantu Anda memulainya.

1

Pilih rangkaian gagasan, moral, dan filosofi yang tepat bagi Anda. Pelajari sejarah ninja. Sebagai contoh, Anda mungkin ingin membaca buku Masaaki Hatsumi, yaitu Secrets from the Ninja Grandmaster. Sebagian ninja merupakan prajurit bayaran paruh waktu yang menggunakan keahlian mereka untuk mendukung keluarga mereka. Tetapi, beberapa ninja bekerja untuk para penguasa dan pejabat-pejabat pemerintahan. Dan yang lain lagi bekerja khusus untuk kaum mereka. Gaya hidup ninja bervariasi. Anda akan perlu menyesuaikan gaya hidup Anda.

1
Tutup mulut merupakan hal yang berharga. Salah satu keputusan untuk hidup sesuai disiplin ninjutsu adalah tidak dan seharusnya tidak dikenal oleh publik. Tanggung jawab pertama Anda adalah belajar dan berlatih ninjutsu secara rahasia dan mandiri.

2
Jangan pernah mengumumkan bahwa Anda adalah seorang ninja. Seorang ninja harus mampu berfungsi sebagai mata-mata, yang artinya, Anda tidak boleh mengungkapkan status Anda yang ingin menjadi ninja, atau tidak ada yang akan percaya pada Anda. Jangan berpakaian seperti ninja pada umumnya. Pakaian hitam yang sebagian besar orang hubungkan dengan ninja adalah gagasan dari teater kabuki (meskipun hal ini belum terbukti), di mana tokoh ninja menyamar sebagai pengurus benda-benda (yang selalu memakai pakaian hitam untuk meminimalkan keberadaan mereka saat memindahkan benda dari panggung).[2] Ketika Anda memakai pakaian ninja, gunanya adalah tidak pernah membiarkan siapa pun melihat Anda memakainya.

1
Pelajari cara bergerak diam-diam. Sepatu tabi (sepatu tradisional Jepang dengan pemisahan jari kaki) cocok digunakan. Cobalah untuk berjalan jinjit. Jadilah ahli menyelinap dan menghilang, baik secara fisik maupun sosial. Berjalanlah tanpa suara. Pelajari pakaian yang tepat untuk waktu yang tepat. Jangan menonjol atau menarik perhatian kepada diri Anda dengan cara apa pun. Kadang-kadang hal itu bisa berarti bersikap ramah karena di dunia modern seseorang yang hanya duduk diam di pojok akan menimbulkan kecurigaan dan diawasi dengan cermat.

2
Pelajari cara bertarung. Mempelajari ilmu bela diri akan membantu dalam hal ini. Meskipun ninja biasanya mencoba menghindari pertarungan terbuka, kadang-kadang hal ini diperlukan.

http://id.wikihow.com/Menjadi-Ninja

Artikel Terkait